Jujur aja, walaupun warga Semarang tulen (dari lahir sampe sekarang masih tinggal di Semarang) saya belum menjelajahi semua sudut-sudut kota, termasuk ke bangunan bangunan bersejarah di kota ini. Kaya Lawang Sewu, Gereja Blenduk, dll. Nah, salah satu bangunan yang setiap hari dilewati tapi belum pernah mampir ya ini gedung Museum Mandala Bhakti yang letaknya di Jl. Mgr. Soegijapranata atau tepatnya di depan Tugu Muda dan berseberangan dengan Lawang Sewu yang terkenal itu. kebetulan pas disitu ada acara pameran, ya saya antusias banget ke sana deh…
Boleh cerita dikit ya, nih gedung dulunya adalah Raad Van Justitie yang bahasa sininya berarti Pengadilan Tinggi bagi golongan bangsa Eropa di Semarang waktu itu. Perancangnya adalah arsitek I. Kuhr E. dari Firma Ooiman dan van Leeuwen. Dibangun sekitar tahun 1930an (jamannya kuda gigit besi hahahaha…) menjadi saksi sejarah pertempuran hari rakyat Semarang melawan Jepang sewaktu perang kemerdekaan. sekarang gedung ini jadi milik KODAM IV Diponegoro dan dijadikan Museum.
Koleksinya macam-macam terutama yang menyangkut perang kemerdekaan di Indonesia. Ada machine gun, pistol, mortar, helm, seragam tentara Jepang, Inggris plus helm, Armoured Car dan lain sebagainya. Sayang waktu kesana saya nggak ada persiapan khusus jadi bawa kamera ya seadanya (maaf kalo hasil jepretan kurang jelas).
Salah satu hal yang bikin saya pengen ke sana ya ini, ikon di depan museum (25 PDR field gun).
Sampe saya nyari modelkitnya nih hasilnya (1:72 Airfix).

Lho ada Pistol Luger juga….

Nah disini bingungnya, kok disitu disebutkan pistol yang dibawa tentara Belanda waktu Agresi militer, apa Belanda merampas semua pistol Luger untuk dijadikan senjata tentaranya? Ada yang tahu?
Nah ini nih machine gun Browning…
Kalo yang ini Vickers (yang dipake bertempur selama 5 hari di Semarang).
Ini machine gun dan mortar launcher...
Ini Armoured car BTR punya Angkatan bersenjata kita tempo dulu
Ini truk radio komunikasi buatan Soviet cuman lupa namanya… hehehe
Ini foto Tugu Muda yang dilatar belakangi Lawang Sewu pada malam hari (diambil dari lantai 2 museum).


Nah bagi rekan-rekan yang sedang main ke Semarang terutama maniak sama Military Jadul, mainlah ke museum ini sekedar nambah referensi… dan nambah ilmu.